rss
twitter

Fenomena Cahaya Hijau Yang Muncul Pada Saat Sunset Beserta Penjelasannya

2

posted by | Posted in , , , , , | Posted on


Cahaya hijau atau istilah asingnya Green Flash adalah fenomena bias di bagian atas matahari yang warnanya berubah menjadi hijau. Fenomena ini jarang sekali dilihat oleh mata telanjang, karena fenomena ini diperlukan syarat dan kondisi tertenju jika kita ingin melihat penampakannya. Fenomena cahaya ini biasanya hanya berlangsung beberapa detik.

Penyebab munculnya cahaya hijau ini dikarenakan adanya pembiasan cahaya matahari. Atmosfer bertindak sebagai prisma yang memisahkan/membagi cahaya menjadi beberapa warna. Cahaya berwarna biru dibelokan lebih kuat dibandingkan cahaya merah. Namun jumlah pembiasan yang terjadi di cakrawala sangatlah sedikit, hanya beberapa busur derajat saja. Efeknya justru diperbesar oleh atmosfer itu sendiri.











Kondisi seperti apa sih yg diperlukan jika kita ingin melihat fenomena cahaya hijau? Cahaya hijau bisa dilihat dalam kondisi terbaik jika cuaca sedang cerah dan bebas dari polusi. Inilah kenapa cahaya hijau sering dilihat di laut. Untuk mengamati cahaya hijau sama halnya jika kita mengamati matahari, diperlukan peralatan yang tepat jika penglihatan anda tidak ingin rusak. Kita bisa melihat melalui kaca filter tebal sama halnya jika kita ingin melihat gerhana matahari. Waktu terbaik untuk mengamati cahaya hijau adalah 10 menit sebelum matahari terbenam.

kalo di luar negeri sana kemunculan fenomena ini dicari oleh para fotografer profesional untuk diabadikan menjadi karya jepret mereka.



Many thank's to ksatriaindo

Alexander Litvinenko, Mantan Agen Intelijen Rusia Masuk Islam Dua Hari Menjelang Kematian

0

posted by | Posted in , , ,


Nama Alexander Litvinenko mungkin tidak begitu asing terdengar di telinga sebagian masyarakat dunia. Sosoknya memang sempat menghiasi pemberitaan di berbagai media internasional pada paruh kedua tahun 2006 silam, setelah kematiannya terungkap karena dibunuh dengan racun sejenis bahan radio aktif isotop polonium 210.

Sebelum ajal menjemput, ternyata mantan agen mata-mata rahasia badan intelijen Rusia, Federal Security Sevice itu berpesan agar ia dimakamkan dengan cara Islam. Memang, saat itu hanya beberapa orang terdekat Litvinenko yang mengetahui perihal keislamannya.

Sejumlah media massa internasional memberitakan bahwa upacara pemakamannya memang dilakukan secara rahasia yang dihadiri sedikitnya 30 orang kerabat dekat Litvinenko. Upacara pemakamannya sendiri dilangsungkan di kawasan utara Kota London, Inggris. Upacara terpisah untuk menghormatinya yang terakhir kali juga diselenggarakan di Masjid Regent's Park, London. Ini sesuai dengan keinginannya agar prosesi pemakamannya diselenggarakan sesuai dengan syariat Islam.

Bahkan sang ayah, Walter Litvinenko, dilaporkan ikut menghadiri upacara di Masjid Regent's Park bersama pentolan pejuang Chechnya, Akhmed Zakayev. Kerabat Litvinenko mengatakan, ayah tiga anak itu sudah menjadi Muslim sebelum meninggal.

Menurut Walter, anak laki-lakinya itu sudah menyatakan diri masuk Islam saat terbaring sekarat di Rumah Sakit London sampai akhirnya meninggal pada 23 November 2006. ''Litvinenko masuk Islam dua hari sebelum ajal menjemput,'' kata Walter kepada Radio Free Europe.

Dalam wawancara dengan surat kabar Rusia, Kommersant, yang dikutip Times Online edisi 5 Desember 2006, Walter mengatakan, anaknya yang semula memeluk Kristen Ortodoks menyatakan permintaan terakhirnya sebelum meninggal, yaitu agar ia dimakamkan secara Islam. ''Dia bilang, ingin dikubur dengan cara Islam. Saya bilang, semuanya akan dilakukan seperti yang dia inginkan. Kami sudah memiliki seorang Muslim di keluarga kami. Namun yang paling penting adalah meyakini Yang Maha Besar, Tuhan itu satu,'' papar Walter.

Sementara seorang kolega Litvinenko, Ghayasuddin Siddiqui, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Parlemen Muslim Britania Raya, mengungkapkan bahwa Litvinenko telah resmi memeluk Islam beberapa hari sebelum ia diracun. Sedangkan Akhmed Zakayev, yang pernah bertetangga dengan Litvinenko, berkata, ''Sehari sebelum kematiannya, dia (Litvinenko) minta dibacakan Alquran dan mengatakan kepada istrinya dan anggota keluarga lainnya bahwa dia menginginkan agar dimakamkan dalam tradisi Islam.''

Tak diperoleh keterangan alasan Litvinenko memeluk Islam. Namun, dari beberapa situs yang mengungkapkan perjalanan kariernya, tampaknya Litvinenko kecewa pada sikap Pemerintah Rusia yang selalu memerangi kelompok Muslim Chechnya. Karena itu pula, sejumlah situs mengungkapkan, pembunuhan atas Litvinenko terkait dengan sejumlah pernyataannya yang menyinggung kebijakan Pemerintah Rusia saat itu.

Selain itu, ketertarikan Litvinenko pada Islam tampak dengan sikap umat Islam yang damai dan akan bertindak bila mereka terdesak demi mempertahankan diri. Ia melihat, umat Islam senantiasa berjuang untuk perdamaian. Ayahnya, Walter Litvinenko, mengatakan, anaknya itu tumbuh kecewa dengan apa yang disebut hierarki dalam gereja Ortodoks Rusia. Ia sudah berusaha menyampaikan ketidaksimpatikannya atas sikap gereja, namun tak dituruti.



Papan-papan Iklan Cerdas dan Kreatif

0

posted by | Posted in , ,

Sepatu Adidas dari susunan tanaman hias. Mungkin maksudnya ramah lingkungan


Ane ga tau maksudnya Gan. Siluet hitam itu mungkin aliennya


Pecahan permen karet Bigbabolnya kemana-mana, sampe kena tanaman


Catnya tumpah tuh.. kena mobil


Sangkin enaknya sampe lidahnya ga mau lepas


Pake pasta Gigi Formula bikin gigi sekuat ini. Semua ada formulanya


Gunakan tempat sesuai kebutuhan. Jangan terlalu lebar atau terlalu sempit


Gunakan lampu sesuai kebutuhan aja ya Gan..


Pisau cukurnya tajem banget. Ati-ati. Rumput aja kena cukur tuh..


Vacuum cleanernya canggih punya nih. Balon udara aja bisa kesedot.



source images

Kisah yang Menakjubkan...!!

0

posted by | Posted in , | Posted on


dakwatuna.com – “Dalam sebuah kisah di masa tabi’it tabi’in. Ada seorang pemuda yang bernama Ubaidilah bin ‘Umar yang memiliki tekad untuk selalu shalat berjamaah di awal waktu sepanjang umurnya tanpa pernah meninggalkannya sekali pun. Selalu saja ia melakukan hal tersebut terus menerus. Namun suatu kali, pada waktu shalat Isya di masjid yang biasa dia shalat, dia tertinggal. Ketika dia datang ke masjid, shalat berjamaah sudah selesai. Maka langsung dia bergegas mencari masjid lain. Ternyata sudah selesai juga. Berlari ia mencari masjid lain, pun sudah selesai.

Akhirnya ia memutuskan untuk shalat Isya sendiri di rumah sebanyak 27 kali berharap bisa menggantikan shalat berjamaah yang sudah ia tinggalkan. Malamnya ia bermimpi. Dalam mimpinya, ia bersama sahabatnya berpacu dengan kudanya masing-masing. Namun ia selalu tertinggal. Meskipun dia selalu berusaha untuk mengejarnya tapi dia tak pernah bisa mengejar teman-temannya itu. Salah seorang temannya berkata dalam mimpinya itu, “engkau tidak akan pernah bisa menyusul kami, karena kami shalat berjamaah sementara engkau shalat sendirian.”